Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Rezeki Itu Datang Setelah Dua Hal

Ketika mulai dewasa dan menyelesaikan pendidikan yang ditempuh, banyak dari kita tentu akan memikirkan “rezeki”. Tentu kata yang tidak asing bagi kita. Kata yang bagi orang dewasa ini adalah hal yang krusial jika kita akan menapaki bahtera rumah tangga atau hanya sekedar ingin hidup mandiri. Untuk generasi saat ini, Aku rasa hal ini seakan enteng untuk dibicarakan. Tentu hal ini bukan tanpa dasar, karena Aku percaya bahwa keyakinan anak muda saat ini terhadap datangnya rezeki itu meningkat.  Banyak dari mereka yang kini mulai mencoba peruntungan membuka usaha, entah secara online maupun offline. Aku rasa ini patut diacungi jempol, dan tidak seharusnya kita berkomentar negatif dan meruntuhkan antusiasme ini. Namun, ternyata ada beberapa hal yang terlupakan. Sesuatu yang sepertinya sering terdengar tetapi sulit untuk dilakukan tanpa kesadaran. Tidak lain adalah Syukur dan Sedekah. Dua hal yang harusnya kita tidak menghilangkan kata “berusaha” karena itu adalah wajib. Apapun yang ...

Lupa Cara Memaafkan Diri

Detik, menit, jam, hari, bulan, hingga tahun, terus bergulir tanpa pemberitahuan. Lalu, untuk apa kita menunggu “waktu” untuk mengirimkan notifikasi lebih dulu sebelum ia berjalan. Dia bukanlah milik kita. Dan kita bukanlah siapa-siapa yang berhak untuk memintanya berhenti sejenak, atau bahkan memutar kembali memori yang telah lalu. Betapa egoisnya Aku, mencoba memahami diri namun menyalahkan waktu. Betapa bodohnya, terus menyia-nyiakan waktu dari Tuhan untuk terus berleha-leha. Harusnya Aku sadar, hidup itu pasti memiliki tujuan. Setiap diri kita adalah bermakna dan istimewa dengan tujuannya masing-masing. Entah apapun itu, harusnya Aku bisa menemukannya. Setidaknya agar Aku tidak menggunakannya untuk sesuatu yang tak berguna dan sia-sia semata. Sebelum menemukannya, langkah yang harus Aku ambil tentu akan sangat berat. Hingga kepalaku ini dipenuhi dengan tanda tanya yang entah apa artinya bagiku. Bertanya, namun tidak tahu harus menyampaikan kepada siapa. Bingung, namun tidak tah...